Gubernur Anies Baswedan Berseru Soal Prokes Ibadah Selama Bulan Ramadhan

siaran24.com – Anies Baswedan (Gubernus DKI Jakarta) sudah menyatakan seruan nomor 4 Tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 selama kegiatan peribadatan di bulan suci Ramadhan. Seruan ini ditujukan untuk seluruh pengurus masjid dan musala di Ibu Kota.

“Dalam rangka upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 selama bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M dengan memerhatikan Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 03 Tahun 2021 Tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021,” tulis seruan yang ditandatangani oleh Anies Baswedan, dilihat detikcom, Selasa (13/4/2021).

Siaran 24

Dalam seruan itu, ada lima ketentuan penyelenggaraan peribadatan yang diatur. Mulai dari teknis ibadah hingga kegiatan ibadah lain di bulan Ramadhan seperti Nuzulul Qur’an hingga zakat.

“Peringatan Nuzulul Qur’an di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah peserta/jemaah paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

Kemudian, untuk pengajian, ceramah, tausiah dan kultum dibatasi durasinya tidak lebih dari 15 menit. Selain itu kehadiran jemaah selama kegiatan salat fardu 5 waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Al-Qur’an dan iktikaf dibatasi maksimal 50%.

Baca Juga :Maia Estianty Respon Ketika Suaranya Di Hujat Jelek

“Jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/musala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman paling kurang 1 meter antar jemaah dan setiap jemaah membawa perlengkapan ibadah masing-masing,” ucapnya.

Selanjutnya, kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat maupun infak dilakukan dengan memerhatikan prokes COVID-19 dan menghindari kerumunan massa. Terakhir, Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperketat penerapan prokes COVID-19.

“Kecuali jika perkembangan COVID-19 mengalami peningkatan berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19,” ujarnya. (eva/eva)

Sumber