Manfaat Bernostalgia Kenangan Indah Bersama Pasangan

siaran24.com – Kalian pasti pernah sekejap terkenang dengan pasangan kalian apa yang pernah kalian alami di masa lampau , apa yang kalian bayangkan dan rasakan saat itu? Misalnya, kenangan saat pertama kali kalian bertemu, berkencan, liburan, atau bahkan saat kalian mentertawakan peristiwa konyol di masa lalu.

Dalam penelitian mengenai nostalgia, Dr. Sedikides dan psikolog lain di Southampton, mengungkap jika nostalgia terbukti mengatasi kesepian, kebosanan, dan kecemasan. Studi yang melibatkan puluhan peneliti dan kuesioner Skala Nostagia Southampton itu, menemukan pasangan jadi lebih dekat dan terlihat lebih bahagia saat berbagi kenangan.

Siaran 24

Karena itu, simak manfaat nostalgia sama pasangan di bawah ini, deh! Kira-kira, cocok gak ya dengan pengalamanmu?

1. Nostalgia dengan mendengarkan musik favorit bersama pasangan, membuat fisik lebih hangat

Pada abad ke-19, nostalgia diklasifikasikan sebagai ‘psikosis imigran’, yakni bentuk melankolia dan gangguan kompulsif yang menekan secara mental. Namun pada tahun 2012, Dr. Sedikides, Tim Wildschut, dan psikolog lain melakukan penelitian mengenai The Power of the Past: Nostalgia as a Meaning Making Resource.

Mereka kemudian memaparkan temuan baru. Salah satu alat pembangkit nostalgia dalam penelitiannya adalah melalui musik.

Dalam percobaan di Belanda oleh Ad J.J. M. Vingerhoets dari Tilburg University dan rekan peneliti lain, menemukan bahwa mendengarkan lagu membuat orang bukan hanya bernostalgia. Selain itu, orang juga merasakan kehangatan secara fisik.

2. Meningkatkan rasa saling memiliki

Kamu dan pasangan tentu gak selalu memiliki kenangan bahagia. Kamu mungkin merasakan unsur negatif seperti kehilangan hingga kesedihan. Namun saat Dr. Sedikides dan peneliti lain menganalisis melalui cerita yang dikumpulkan di laboratorium, secara keseluruhan individu memiliki lebih banyak unsur positif ketimbang negatif.

“Cerita nostalgia sering kali dimulai buruk dengan beberapa jenis masalah, akan tetapi cenderung berakhir dengan baik berkat bantuan dari seseorang yang dekat dengan Anda,” jelas Dr. Sedikides. Dengan bernostalgia, seseorang jadi punya perasaan memiliki dan afiliasi lebih kuat serta menjadi murah hati terhadap orang lain.

3. Dalam jangka pendek, nostalgia dan kepuasan dalam hubungan berkorelasi secara positif

Mallory, Spencer, dan peneliti lain dalam studi Remembering the Good Times: The Influence of Relationship Nostalgia on Relationship Satisfation Across Time memaparkan temuan tentang keterkaitan nostalgia terhadap kepuasan hubungan.

Meski nostalgia hubungan romantis berbeda dari nostalgia umum, namun dalam beberapa hal, bisa memicu pergerakan homeostasis emosional, yang mana membuat individu mencapai keseimbangan hidup.

Hasil dari penelitian Mallory menyimpulkan bahwa secara jangka panjang, nostalgia memang mengindikasikan ketidakpuasan dari aspek tertentu. Akan tetapi secara jangka pendek, nostalgia dan kepuasan dalam hubungan berkorelasi secara positif.

4. Nostalgia mengingatkan pada pengalaman yang meyakinkan bahwa individu pantas dihargai

Pada Skala Nostalgia Southampton, orang cenderung memiliki rasa kesinambungan yang lebih sehat jika lebih sering bernostalgia. Namun untuk memahami kenapa kenangan ini terlihat meyakinkan, Clay Routledge dari North Dakota State University dan psikolog lain melakukan eksperimen bersama orang dewasa di Inggris, Belanda, dan Amerika.

Hasilnya menunjukkan, nostalgia memiliki fungsi eksistensial yang penting. Dr. Routledge memaparkan fungsi eksistensial itu, mengingatkan pada pengalaman berharga yang meyakinkan individu bahwa mereka pantas dihargai dan memiliki kehidupan bermakna.

Dalam hubungannya dengan pasangan, penelitian tersebut menguatkan anggapan jika nostalgia membuat pasangan dihargai dengan menjalani hubungan berarti bersama orang yang mereka cintai.

Baca Juga :Main Game Di Poco F3 5G Pakai Game Turbo Super Ngebut

5. Nostalgia membantu para dewasa awal menghadapi transisi, yang mana ini termasuk pasangan muda

Psikolog Erica Hepper dari University of Surrey di Inggris, menemukan tingkat nostalgia cenderung tinggi di antara orang dewasa muda, kemudian turun di usia paruh baya, dan meningkat lagi di usia tua. Pendapat ini menguatkan kenapa para dewasa muda kerap menggunakan kenangan sebagai pewarna kehidupan romansa mereka.

“Nostalgia membantu kita berdamai dengan transisi. Dewasa muda yang baru saja pindah rumah atau mereka yang baru memulai pekerjaan, jadi mengingat kembali kenangan Natal bersama keluarga, hewan peliharaan, dan teman di sekolah,” ujar Hepper.

Itu tadi beberapa manfaat dari nostalgia bersama pasangan. Bercerita tentang kencan atau kejadian masa lalu bersama pasangan, ternyata bisa memberi kehangatan fisik. Kamu bersama pasangan bisa mulai dengan mendengarkan lagu favorit atau makan di restoran langganan kalian.

“Tuk sementara, sampai berjumpa, bersama-sama bercanda lagi. Kenangan manis di hari ini, jadi alasan untuk kembali.” – Pamungkas –

Sumber