Mata Rupiah Melemah Obligasi AS Masih Jadi Perhatian Pasar

siaran24.com – Sudah di terapkan dan Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah masih dibayangi imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS). Pada pukul 9.37 WIB, rupiah bergerak melemah 25 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.433 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.408 per dolar AS.

“Yield obligasi AS masih akan jadi perhatian pasar karena tidak ada antisipasi dari The Fed dan kekhawatiran inflasi di AS,” kata Pengamat Pasar Uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova di Jakarta, Senin.

Siaran24

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah masih dibayangi imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 9.37 WIB, rupiah bergerak melemah 25 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.433 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.408 per dolar AS.

“Yield obligasi AS masih akan jadi perhatian pasar karena tidak ada antisipasi dari The Fed dan kekhawatiran inflasi di AS,” kata Pengamat Pasar Uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova di Jakarta, Senin.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah masih dibayangi imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS).

Baca Juga :Billy Diputusin Amanda Manopo Karena Perempuan Lain Sebut Raffi

Pada pukul 9.37 WIB, rupiah bergerak melemah 25 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.433 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.408 per dolar AS.

“Yield obligasi AS masih akan jadi perhatian pasar karena tidak ada antisipasi dari The Fed dan kekhawatiran inflasi di AS,” kata Pengamat Pasar Uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova di Jakarta, Senin.

Sumber