Penemuan Mayat Dalam Karung di Serang Banten

  • Share
Penemuan Mayat Dalam Karung di Serang Banten

Penemuan Mayat Dalam Karung di Serang Banten – Penemuan mayat dalam karung mem buat geger warga di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Mayat tersebut ditemuakn di temapt pembuangan sampah di tepi jalan di Kampung Jongjing, Desa Krucuk, Tanara, Kabupaten Serang. Mayat tersebut merupakan warga Tangerang yang berinisial J (37).

Kasus tersebut bermual dari informasi penemuan mayat dalam karung tampa identitas, jasad tersebut dibuang di tumpukan sapah di pinggir jalan raya Laban-Cerucuk Kecamatan Tanara, Serang, pada Sabtu, 30 Juli 2022 pagi. Kronologi kasus penemuan mayat dalam karung telah terungkap, bahwa pelaku pembunuhan merupakan paman korban.

Joker338

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan bahwa kronologi pembunuhan tersebut bermula pada Jumat, 29 Juli 2022 sekitar pukul 01.50 WIB, yang berlokasi di kontrakan korban di Kampung Jati Lio Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Tangerang. Sebelumnya, anak korban yang baru lahir menangis di samping korban, kemudian pelaku yang beinisial PW (37) mendengar tangisan anak korban, kemudian pelaku membangunkan korban untuk menyusui anaknya itu agar berhenti menangis.

Namun si pelaku tidak dapat respon dari korban, sehingga bayi tersebut terus menangis dan membuat pelaku merasa kesal.

“Kekesalan pelaku saat itu memuncak setelah sebelumnya pelaku sering mendapat umpatan dan makian dari korban karena dianggap tidak mampu mencukupi kebutuhan rumah tangganya selama ini,” kata Shinto.

Baca Juga : Nathalie Holshcer Buka Suara terkait Hujatan ke Putri Delina

Menurut dari keterangan Shinto, pelaki kemudian memindahkan bayi dari samping korban kemudian mengambil kasus dan pelaku langsung membekap bagian kepala serta menindih tubuh korban. Setelah dibekap, korban tidak dapat bergerak serta kehabisan nafas, sampai pada akhirnya korban meninggal dunia.

“Pada pagi harinya korban membeli 2 buah karung dan menggunakan karung tersebut untuk membungkus jasad korban bersamaan dengan beberapa barang-barang bekas dalam kontrakan untuk kemudian membuang jasad korban dalam karung pada Sabtu, 30 Juli 2022 sekitar 03.00 WIB ke TKP dengan menggunakan 1 unit motor Honda Supra X-125 No.Pol : B-6659-GCZ,” ungkapnya.

Shinto juga menjelaskan, setelah membuang jasad korban, pelaku beraktivitas seperti biasa, seolah-olah tidak ada peristiwa apapun. Menurut Shinto, setelah pelaku diperiksa terdapat fakta bahwa si pelaku merupakan paman kandung dari si korban, sehingga pernikahan korban tidak mendapatkan restu dari keluarga.

Atas [erbuatanyya itu, pelaku dijerat dengan persangka Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

  • Share