Serba Serbi Fakta Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia

siaran24.com – Masyarakat dihebohkan dengan penemuan bayi hiu yang diklaim mirip manusia. Salah satu akun Facebook Bundafatih yang diunggah pada Kamis (25/2/2021) menyebut bayi hiu berwajah manusia itu seperti kasus anak durhaka yang terkutuk. Dalam unggahannya disertakan sebuah artikel yang mengarah ke situs rakyat-62.xyz. Begini judul artikel tersebut:

“Menyeramkan, Bayi Ikan Hiu Berwajah Manusia, Seperti Kasus Manusia Durhaka yang Terkutuk.”

Fenomena ikan unik yang ditemukan nelayan Rotew Ndao, ditanggapi Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Alfred G.O. Kase.

Menurut Alfred, bayi ikan hiu itu diduga belum cukup umur sehingga bentuknya tidak lazim. Apalagi ditemukan masih dalam perut induknya saat dibelah.

“Anak ikan hiu lainnya normal, hanya satu saja yang aneh. Dugaannya dia belum cukup umur makanya cacat. Apalagi ditemukan setelah tubuh induknya dibelah. Seperti anak ayam atau binatang lainnya, jika belum cukup umur, biasanya berbeda dengan lainnya. Ini analisa saya, tapi perlu pembuktian pemeriksaan lagi,” kata Kepala Lembaga Penelitian UKAW Kupang itu, Rabu (24/2).

Dia menjelaskan, cara reproduksi hiu adalah ovovivipar yang menghasilkan dan menyimpan telurnya di dalam tubuh. Telur itu akan dilahirkan setelah masa inkubasi.

Siaran24

Untuk masa inkubasi jenis ikan hiu, biasanya mencapai 2-3 tahun. Meski demikian, ada juga jenis hiu yang masa inkubasinya hanya enam bulan.

Sepanjang masa inkubasi, ikan hiu bisa memangsa saudaranya sendiri sebelum dilahirkan. Hal ini merupakan strategi reproduksi hiu di saat suplai makanan dari induknya mulai berkurang.

Selain itu, hiu tidak memiliki plasenta seperti jenis ikan lainnya. Ikan yang memiliki plasenta, biasanya tidak memangsa saudaranya saat masih di tubuh induknya. Sementara yang tidak memiliki plasenta, bisa memangsa saudaranya.

“Masa inkubasi ini tergantung jenis ikannya. Ada yang lama, ada yang cepat. Sehingga kecurigaan saya, mungkin anak hiu itu belum masanya untuk dilahirkan,” Ungkap Alfred.

Penjelasan lainnya juga diberikan oleh Pakar Ilmu Perairan, Oseanografi Biologi, Zoologi Laut LIPI, Fahmi, S.Pi., M.Phil. Dia pun menjelaskan perihal foto bayi hiu berwajah manusia itu.

“Itu bayi hiu yang mengalami kelainan genetis,” katanya melalui WhatsApp, Kamis (25/2/2021).

Dia juga menjelaskan, kalau bayi itu ditemukan seorang nelayan di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu 21 Februari 2021. Terdapat tiga bayi hiu dalam perut induknya, tapi hanya satu yang wajahnya menyerupai manusia.

“Di Indonesia, kasus seperti itu sudah tercatat untuk ketiga kalinya. Dua kasus sebelumnya ditemukan bayi hiu yang memiliki mata satu dengan posisi mata sama persis seperti hiu yang ditemukan baru-baru ini, yaitu berada di bawah moncongnya,” ujarnya.

Namun, Fahmi tidak bisa memastikan kalau hiu itu memiliki wajah seperti manusia karena limbah pabrik. Sebab, kata Fahmi, kalau faktor limbah pabrik, dua bayi hiu yang ditemukan memiliki wajah yang normal.

Baca Juga :Lina Jubaedah Di Tegaskan Pengacara Soal Hak Waris Anak Teddy

“Kita tidak bisa memastikan (karena limbah), tapi kalau kelainan karena faktor itu, seharusnya bayi hiu lain yang di dalam perut induknya itu yang mengalami kelainan juga, bukan hanya satu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan, banyak faktor yang bisa mengakibatkan kelainan genetis seperti itu, sama halnya seperti manusia. Bisa karena faktor kualitas telur yang dibuahi ataupun kualitas spermanya, bisa juga karena faktor lain seperti kondisi induknya.

“Jadi, kita tidak bisa menyimpulkan hanya melihat dari luarnya saja, harus ada uji genetik untuk membuktikannya,” kata Fahmi.

Penemuan bayi hiu yang diklaim mirip manusia karena mengalami kelainan genetis. Menurut, Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Alfred G.O. Kase, bayi ikan hiu itu diduga belum cukup umur sehingga bentuknya tidak lazim.

Sumber